e-journal

E-Journal

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ABORTUS INCOMPLITUS DI RUMAH SAKIT URIP SUMOHARJO BA

admin | Jumat, 05 April 2019 - 10:03:46 WIB | dibaca: 175 pembaca

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ABORTUS INCOMPLITUS DI RUMAH SAKIT URIP SUMOHARJO

BANDAR LAMPUNG

2016

 

 

Puspita Dewi1, Anriyani Rambe2, Sisca Anjalina3

 

 

ABSTRAK

 

Insiden abortus sulit ditentukan karena kadang-kadang seorang wanita mengalami abortus tanpa mengetahui bahwa ia hamil, dan tidak mempunyai gejala yang hebat sehingga hanya dianggap sebagai menstruasi yang terlambat (siklus memanjang). Terlebih lagi abortus kriminalis, sangat sulit ditentukan karena biasanya tidak dilaporkan. Angka kejadian abortus dilaporkan oleh rumah sakit sebagai rasio dari jumlah abortus terhadap jumlah kelahiran hidup. Di USA, angka kejadian secara nasional berkisar antara 10-20%. Di Indonesia kejadian berdasarkan laporan rumah sakit, seperti di RS Hasan Sadikin Bandung berkisar antara 18-19%. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian abortus incompletus pada ibu hamil di Rumah Sakit Urip Sumoharjo Bandar Lampung tahun 2016.

Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan ibu yang mengalami abortus inkomplitus ada bulan Januari-Juni 2016 sejumlah 107 responden. Jumlah sampel yang digunakan sebesar 211 responden. Uji statistik dengan Chi Square.

Dari hasil penelitian didapatkan hasil bahwa tidak ada hubungan pendidikan, umur dan pekerjaan dengan kejadian abortus incomplitus namun ada hubungan antar umur dengan kejadian abortus inkomplitus dengan p-value 0,030. Disarankan bagi para ibu supaya lebih meningkatkan pengetahuan terkait abortus inkomplitus.

 

Kata Kunci      : Kehamilan, Abortus Inkomplitus

 PDF 










Komentar Via Website : 1
Lowongan Kerja
19 September 2019 - 08:49:24 WIB
Mari pelajari bersama. http://goo.gl/epSphg
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)